Hamster #8 : Tips Membeli Hamster

DSC_0226

Saat membeli hamster, banyak orang yang merasa kebingungan mengenai jenis, warna, ukuran dan lain sebagainya. Saya disini akan berbagi tips-trick bagaimana seharusnya membeli hamster. Sebelumnya, saya juga akan mengemukakan alasan-alasan di setiap tips itu supaya Anda dapat menyesuaikan sebetulnya jenis hamster seperti apa yang harus Anda beli. Semua ini berdasarkan pengalaman saya merawat hamster dan tidak diambil dari sumber manapun.

Tips #1 : Jangan beli hamster yang besar. Belilah Hamster berukuran kecil
Loh? Kenapa mesti beli yang kecil? Ya, saat Anda membeli hamster pilihlah hamster yang masih kecil (masih anak-anak). Umurnya mungkin sekitar 2-3 bulan (lihat seperti pada gambar di atas). Panjangnya bisa dibilang sebesar jempol orang dewasa.
Alasan 1 : Mungkin Anda takut akan cepat mati. Tapi, pengalaman saya memelihara hamster, hamster ukuran 2-3 bulan ini adalah momen-momen dimana mereka cukup kebal terhadap penyakit/kematian. Istilahnya hamster-hamster ini baru puber dan baru mengenal kehidupan hamster dewasa.
Alasan 2 : Hamster kecil lebih mudah dijinakkan dari hamster dewasa.
Alasan 3 : Jika Anda masih baru mengenal hamster, gigitan hamster kecil tidak terlalu sakit karena giginya masih dalam pertumbuhan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir sering tergigit dan berdarah-darah.
Alasan 4 : Hamster kecil lebih mudah beradaptasi pada lingkungan baru dan lebih lincah
Alasan 5 : Untuk pemula, membiasakan diri dengan sepasang hamster akan sangat menyenangkan karena tidak perlu khawatir mengenai kehamilan. Setelah 2-3 bulan merawat hamster ini, kehamilan / kelahiran baru akan terjadi dan pada saat itu Anda sudah cukup puas dengan sepasang hamster. Biasanya perawat hamster pemula akan mudah kaget jika setelah 1-2 bulan merawat tiba-tiba sudah beranak dan mulai dilanda kepanikan sehingga tidak dapat mencintai hamsternya dengan sewajarnya. (Apaan sih…).
Alasan 6 : Menggabungkan hamster kecil dari 2 toko yang berbeda tidak menjadi masalah. Berbeda dengan hamster dewasa yang biasanya secara otomatis akan bertengkar cukup lama. Jadi, dengan membeli hamster yang kecil, Anda bisa menggabungkan 2 hamster dari 2 toko yang berbeda tanpa harus khawatir bertengkar.

Tips # 2 : Jangan membeli hamster yang buta. Belilah yang matanya terlihat jelas.
Yang ini sepertinya cukup jelas. Saya pernah sekali membeli hamster buta dan inilah alasan kenapa saya menyarankan untuk tidak membeli hamster buta.
Alasan 1 : Buta pada hamster bukan berarti langka tapi genetik. Karena genetik, anak dari hamster buta akan buta (terutama pada jantan) dan ini berarti tingkat kewaspadaannya lebih tinggi sehingga sulit dijinakkan.
Alasan 2 : Hamster buta biasanya lebih agresif pada lingkungan baru. Karena tidak dapat melihat maka teknik bertarung hamster ini terbilang kasar, hingga beberapa hamster saya dibuatnya berdarah-darah. Walau pun sering bertengkar, biasanya hamster memilih posisi-posisi bertarung tertentu yang tidak terlalu mematikan.
Alasan 3 : Sering tidak menyadari keberadaan kita. Saat melewati kandang dan hendak memberi makan hamster, hamster buta yang biasanya datang terakhir (dan kehabisan…). Hamster yang normal bisa menyadari keberadaan kita dan bersiap di wadah makan, sementara yang buta biasanya masih tertidur dan baru sadar setelah hamster yang lain mulai berkerumun di tempat makan.

Tips #3 : Jangan membeli hamster tipe pure Normal dan/atau Albino. Belilah warna lain.
Wah, ini rasis banget ya. Tapi, inilah opini saya.
Alasan 1 : Hamster tipe Normal (warna bulu coklat gelap-krem, mata hitam, tidak ada bercak putih) adalah jenis yang tidak menarik. Alasannya, gen Normal tidak memberikan kontribusi variasi warna pada anaknya. Jika Anda ingin anak hamster Anda bervariasi, sebaiknya hindari hamster warna ini karena anak-anaknya ya sebagian besar ngikut warna orang tuanya (tidak ada warna tambahan).
Alasan 2 : Hamster tipe Albino (warna bulu full putih, mata merah) juga jenis yang tidak menarik. Pada kasus di dunia hewan, jenis albino (full putih – mata biasanya merah) adalah gen yang dominan sehingga dikawinkan dengan jenis apapun, maka anaknya hampir pasti ada yang albino dan lagi-lagi tidak memberikan kombinasi warna. Karena sifat inilah tikus putih menjadi cukup terkenal karena warna putihnya akan terus menurun tanpa memberikan warna baru (gen nenek moyang tidak diperhatikan ya).
Catatan : Saya memiliki hamster Normal hampir 50 ekor di rumah. Ini dikarenakan disetiap perkawinan hamster, selalu ada kemungkinan untuk keluar Normal. Gen albino jarang sekali terjadi secara alami, biasanya turunan. Saya tidak melarang tapi biasanya pemelihara hamster mengharapkan anak-anak hamsternya memiliki warna yang bervariasi.

Tips #4 : Jangan membeli SEPASANG Mottled / Panda. Jika suka, belilah SALAH SATU dari sepasang itu mottled / panda
Nah loh, yang ini juga gak boleh? Kenapa?
Alasan 1 : Pasangan mottled adalah pasangan yang berbahaya. Walau terlihat lucu dan oke punya, gen mottled yang bersatu tidak lah menjadi hal baik untuk anakan. Gen ini dapat menyebabkan beberapa hal di antaranya :
1. Gen lethal. Gen ini artinya anak hamster akan mati jika gen ini bertemu.
2. Gen buta. Gen ini artinya anak hamster akan buta
Dari sana, dapat dimaklumi jika harga hamster ini sedikit lebih mahal dari hamster yang tidak mottled.

Tips # 5 : Belilah yang tidak cacat
Kriteria tidak cacat :
1. Mata jernih (warna keduanya sama)
2. Keempat kulit kaki tidak ada bercak merah (itu karena bertengkar biasanya. Juga tidak pincang)
3. Bagian ekor tidak basah/kotor (hati-hati yang bagian ekornya basah/kotor ada kemungkinan terkena diare)
4. Tidak ada bekas luka di badan
5. Bulunya full (tidak ada bagian yang tipis/agak botak)
6. Diganggu tidak bergerak kaget (bedakan sedang tidur atau penyakitan)
Intinya, saat Anda membeli hamster dan mendekatkan kepala ke kandang itu, mereka biasanya akan mendekati Anda, berdiri, dan menatap Anda. Tataplah balik mereka dan carilah yang tatapan ke arah Anda paling meyakinkan, karena itulah pilihan yang tepat bagi Anda. (kaya nyari cewe, tapi ini beneran loh)
Kriteria cacat yang masih bisa ditoleransi adalah jika telinga sobek sedikit. (Jujur, banyak hamster saya yang seperti ini karena 1 kandang banyak hamster. Jangan terlalu dikhawatirkan).

Tips #6 : Jika Anda membeli di pasar hewan, berkelilinglah sebelum membeli
Jangan stuck di 1 toko. Membeli 2 hamster di toko yang berbeda tidak apa-apa asal hamster itu belum dewasa. Carilah yang benar-benar sreg di hati Anda. Masalah harga jangan terlalu dipermasalahkan (ada yang bilang hamster Panda sampai 50.000, padahal saya beli yang mottled cuma 10.000 dan yang biasa 10.000 sepasang) karena Anda akan menghabiskan banyak waktu dengan hamster Anda dan jauh lebih berharga dari uang itu!

Dari tips-tips itu, untuk para pembeli hamster, ini rangkuman dari tips-tips diatas
Kasus A : Anda ingin mengembangbiakkan hamster
Belilah sepasang hamster kecil, yang 1 mottled/panda warna apapunĀ  dan yang 1 argente, black, opaque (yang penting beda dengan warna dasar si mottled/panda). Dengan ini, Anda akan mendapatkan SANGAT BANYAK variasi hamster. Lihat foto di atas. Itulah menurut saya pasangan ideal (1 normal-platinum mottled, 1 pure argente). Bersabarlah, karena tingkat kesuburan hamster cukup tinggi dan akan tiba saatnya dimana Anda harus menyiapkan lebih banyak kandang dan lebih banyak makanan!
Kasus B : Anda ingin mencintai hamster dengan sepenuh hati
Belilah sepasang/lebih yang sesama jenis (jantan keduanya atau betina keduanya). Warna bebas terserah Anda asal jangan buta dan cacat. Hal ini akan membuat hamster Anda tidak akan hamil sehingga perhatian Anda akan selalu tercurah pada mereka berdua. Jujur, jika bercermin ke masa lalu, saya mungkin akan membeli yang kasus ini karena semakin banyak hamster Anda, maka bukannya menjadi hal yang membahagiakan tapi malah makin menjadi beban hidup Anda. Waspadalah! Waspadalah! Hamster dengan jumlah sedikit ini juga memungkinkan Anda melatih mereka menjadi hamster penurut seperti layaknya burung, anjing, atau kucing.
Kasus C : Anda ingin memberi makan ular / reptil Anda
Beli yang paling murah (10.000/3 ekor) dan jangan ditatap matanya, beli yang mana saja jangan banyak pilih. Habiskan yang tipe normal dan albino. Jika mau diberi makan, langsung lempar ke kandang reptilnya dan tinggalkan (jangan diliatin, kasian).

So, ikutin saran-saran saya di atas, kelak Anda akan mendapatkan hamster yang sesuai keinginan Anda.

(Key word bagi yang nyasar : tips membeli hamster, beli hamster bagus, beli hamster jinak, trik membeli hamster, tips membeli hamster, tips dan trik mendapatkan hamster, tips mencari hamster di toko, hamster bagus di toko)

About Samy

A master student of Division of Mathematics, Graduate School of Information Science, Tohoku University, Japan. Have this cheerful and wise personality; but can be a boring nerd sometimes. Love to spend my time by learning languages, designing books, reading, doing math, cooking, or breeding hamster. Feel free to contact me here : samy.baladram[at]facebook.com

Posted on March 21, 2013, in Hamster :3. Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers

%d bloggers like this: