Pencarian Letter of Acceptance [Beasiswa Monbukagakusho 2013]

Akhirnya, saya pun mulai menghubungi profesor saya dari Division of Mathematics, Graduate School of Information Science (GSIS), Tohoku University. Pencarian saya untungnya singkat berhubung udah ketemu beliau juga. 

Tapi tetep, email-emailan dengan profesor saya itu bener-bener tegang rasanya. Takut salah ngomong, takut salah bahasa Inggris, takut telat ngebales, takut masuk ke spam, ya pokoknya segala ketakutan deh. Tapi, balik lagi lillahita’ala semuanya…

Saya pun mulai men-scan semua file-file saya yang diambil dari Kedubes (scanner dapet minjem dari kantor babeh). Tiba-tiba, pas lagi ngescan–ternyata ada sehelai rambut di kaca scannernya, mengakibatkan semua file (udah satu jam nge-scan padahal…) ada rambut sehelai…

Berhubung everything has to be perfect, saya pun nge-scan semuanya, semua file yang dikasih sama kedubes.

(Untuk pengiriman Letter of Acceptance, beberapa universitas juga mempunyai aturan. Contohnya di University of Tokyo seperti yang bisa di download di sini. Sebenernya, saya rasa semua universitas sama seperti itu, jadi saya memutuskan untuk melakukan hal yang mirip.)

Terus, saya merge halaman-halaman yang harus jadi 1 file (kaya application form yang ampe 7 halaman) dibuat jadi format pdf, namain satu-satu dengan cantik dan alhasil adalah file berukuran 9MB. Duh, ini kayanya terlalu besar gambarnya, tapi kalo dikecilin entar pecah. Dengan attachment 9 MB pun (udah di kompres dalam bentuk .rar padahal) saya memberanikan diri mengirimkan ke profesornya.

Dan setelah saya kirim semua file (sambil minta tolong diisiin Letter of Acceptance), beliau pun menjawab email saya.

Dear Samy

Can you re-send the attachment <Application Form.rar>
in some other format, such as .tar.gz or .zip ?

Thanks in advance.

Saya yakin itu adalah pernyataan yang sebenarnya bilang “You’re file is broken. Please find other way to send it.” dengan bahasa yang lembut. Segera, saya pun mengkompres lagi beberapa file, takut kegedean dan berakhir di 7 MB dan langsung dalam format .zip (.tar.gz gak kenal uy, gak berani nyoba).

Saya pun diemail lagi buat nanya mau dikirim kemana, saya kasih alamat saya, katanya mau dikirim mail express (duh gak usah repot-repot prof)

Tanggal 9 Agustus, profesor saya pun bilang “OK. I am sending the document”. Deng deng deng!

Masa penantian lagi sekarang, menunggu datangnya kiriman. Saya pun ngecek situs kantor pos jepang. Satu-satunya yang punya express mail cuma ada 1 situs aja. Saya pun ngecek berapa lama dari Sendai kalo di kirim ke Bandung. Terus, dia ngasih prediksi 6 hari dengan biaya 900 yen (kalo di rupiahin sekitar Rp 100.000,- , mahal bet cuma ngirim 2 lembar kertas). Berarti, tanggal 15 harusnya nyampe (tapi, dengan sedikit meng”underestimate” kantor pos Indonesia, saya pun bersiap-siap jika sampai tanggal 20 Agustus belum nyampe, apalagi lebaran, ini bisa-bisa akhir Agustus baru nyampe)

Saya pun menunggu (lagi…) dengan sabar.

Hari ini, senin, 13 Agustus, Saat sedang membaca Naruto 566 Halaman 3 di kamar, emak saya pun berteriak “Sam, ada kiriman dari Jepang!”

Konstan saya pun lari ke bawah dan menemukan amplop ini!

Langsung, saya buka (dengan hati-hati, dan karena udah kesel akhirnya disobek juga) dan isinya…. Letter of Acceptance!

MISSION ACCOMPLISHED! YAAAY!!

(ternyata bener 900 yen lah)

Karena pake bahasa Jepang, jadi saya gak ngerti yang ditulis di halaman ke-2 apa, tapi di halaman 1 yang pasti udah ada nama saya, profesor saya, jurusan saya, diterima sebagai research student, dan cap resmi dari dekan GSIS nya.

Letter of Acceptance (1)

Saya pun langsung mengabadikannya di kamera hp (kaya yang di atas itu) dan langsung difotokopi ama si babeh. (Bagian belakangnya gak sy attach di sini)

Akhirnya, perjuangan saya mencapai rest point juga. Saya bakal kirim ke Kedubes segera pokoknya.

Sekarang, tinggal siap-siap buat tes TOEIC (soalnya syarat masuk S2nya itu harus pake TOEIC atau TOEFL iBT) sama tes JLPT N4 (gak wajib sih, tapi kalo udah ada ini gak usah ikut placement test di Japanese Language Programnya).

===========================================================
|| Kronologis Perjalanan Mengejar Beasiswa Monbukagakusho 2013
||
====================================================
Info Umum : Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho : MEXT) untuk Research Student
XX Januari 2012 : Awal Mula Segalanya
28 Maret 2012 : Tes TOEFL ITP
1 April 2012 : Pengumpulan Berkas
7 April 2012 : Membuat Field of Study dan Research Plan
28 April 2012 : Mengirim Berkas ke Kedubes (link idem dengan Pengumpulan Berkas)
11 Juni 2012 : Pengumumuan Hasil Seleksi Berkas
18 Juni 2012 : Tes Tertulis (link idem dengan yang atas)
5 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Tes Tertulis
17 Juli 2012 : Wawancara
31 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Wawancara
3 Agustus 2012 : Pengambilan Berkas Tambahan di Kedubes
13 Agustus 2012 : Mendapat Kiriman Letter of Acceptance
23 Agustus 2012 : Letter of Acceptance yang HILANG
2 Desember 2012 : Ikutan Tes JLPT N4
14 Desember 2012 : Pengumuman Hasil Secondary Screening
21 Januari 2013 : Pengumuman Penempatan Universitas
Februari 2013 : Surat Keputusan!!! Visa!!!
5 Maret 2013 : Info Keberangkatan
25 Maret 2013 : TOEIC untuk syarat S2
27 Maret 2013 : Pelepasan dan Orientasi
1 April 2013 : Goodbye, Indonesia!
===============================================

About Samy

A master student of Division of Mathematics, Graduate School of Information Science, Tohoku University, Japan. Have this cheerful and wise personality; but can be a boring nerd sometimes. Love learning languages, "designing" books, reading, doing math, cooking, and breeding hamster. Feel free to contact me here : samy.baladram[at]facebook.com

Posted on August 10, 2012, in Monbukagakusho 2013 and tagged , , . Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. Samy!! So happy to read all of your journey to Japan! Ganbatte, looking forward for more🙂

  2. congratulation,,,,finally,,sukses juga yaaa,,,ehem,,aku merasa kebawa suasana juga baca semua kronologinya,,oia mau tanya mas,,,oia berangkat ke jepangnya tahun 2013 atau agustus 2013??terimakasih…

  3. Mas Samy, tanya, Profesor Mas (dari Division of Mathematics, Graduate School of Information Science (GSIS), Tohoku University) adalah Profesor Akihiro Munemasa yang Mas hubungi sebelumnya, kan, ya? Ada kemungkinan ga, Profesor yang kita hubungi tidak bisa memberi LoA? Kalau seperti itu, bagaimana mengatasinya? Terimakasih banyak sebelumnya. Sukses selalu🙂

    • Iya, itu professor saya sekarang. Kalo professornya udah OK sama riset kamu, ya itu artinya beliau bersedia memberi LoA. Kalo professornya gak mau ngirim LoA ya sepertinya harus ganti professor (atau paksa?). LoA itu kan Letter of Acceptance, berarti kalau gak ngasih itu artinya gak di “Accept” sama beliaunya. OK? Itu salah satu perjuangan juga….

  4. Mas Sammy, mau bertanya. Apa boleh jika saya minta contoh LoA milik mas? Profesor dari Perfectural University of Hiroshima yang insya Alloh jadi supervisor saya, meminta contoh LoA yang sesuai dg format pemberi beasiswa dari Indonesia (seperti dikti). Terimakasih. semoga sukses selalu🙂

  5. Mas sammy. sama seperti pertanyaan mbak dyahayusavitri. apakah saya boleh meminta contoh lengkap LoA punya mas ? Soalnya Profesor yang mau menjadi supervisor saya di Department of Civil and Environmental Engineering, Tohoku University juga meminta contoh draft LoA. Katanya beliau lagi sibuk, jadi minta tolong dikirimkan format yang beliau gunakan. Terima kasih mas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: