TOEIC untuk S2 [Beasiswa Monbukagakusho 2013]

Walaupun saya sudah mengambil Tes TOEFL ITP sebelumnya, tapi ya bisa dibilang TOEFL ITP memang bukan menjadi alat untuk syarat masuk universitas. Biasanya itu lebih ke arah mengukur kemampuan bahasa Inggris kita (termasuk buat syarat Monbusho ini). Untuk negara Jepang, tes TOEIC biasanya masih valid untuk kebanyakan universitas.

Sayapun melihat daftar dokumen-dokumen yang saya perlukan untuk S2 di Tohoku University dan tiap overseas student diharuskan menyerahkan slip skor TOEFL-iBT atau TOEIC.

Karena TOEFL-iBT bisa dibilang butuh persiapan yang lebih (karena ada Speaking section dan struktur tesnya jauh berbeda dari TOEFL-PBT (yang ada di TOEFL ITP) ), akhirnya sayapun memutuskan untuk mengambil tes TOEIC.

Sejujurnya, saya berusaha mengambil tes ini jauh-jauh hari sejak Oktober 2012 (yang akhirnya diambil akhir Maret 2013). Karena dari Bandung, ya saya maunya yang deket aja yaitu di UPI.

Sayangnya, saya sedikit kecewa dengan penjadwalan dari UPI. Kenapa? Karena saya gak tau bulan kapan aja tes TOEIC diadakan disana yang memaksa saya mundar-mandir kesana dan emang lagi apes pas bulan itu gak ada tes TOEIC, dan pernah juga kesana yang tes TOEICnya udah lewat beberapa hari yang lalu.

Setelah penantian panjang, akhirnya, mau gak mau saya ambil tes di Jakarta, ya di Plaza Sentral (deket Semangi dan RS Jakarta). Infonya bisa dilihat di www.itc-indonesia.com.

Seminggu sebelumnya, saya mengirimkan email (daftar via web) dan dibalas oleh pihak ITC. Saya pun mentransfer 500.000 ke rekening yang diberikan dan sudah dikonfirmasi juga oleh sananya.

Tanggal 25 Maret pun menjadi tanggal tes itu. (Padahal tanggal 27nya ada orientasi di kedubes). Saya berhenti di Sarinah dan naik bus way ke pemberhantian Bendungan Hilir. Dari sana tinggal nyebrang jalan dan nyampe deh. Emang tulisan Plaza Sentralnya gak besar dan mesti tanya satpam.

Karena kepagian datengnya, alhasil saya mundar mandir aja digedung ono. Abis solat zuhur, balik lagi kesana (mondar-mandir lagi karena tesnya mulai jam 13.30).

Saya pun memasuki ruang ITC itu.

DSC_0227

Sebelum tes, kami pun (beberapa yang ngambil tes) diminta isi form dan difoto dulu (buat sertifikat) dengan wajah kumel karena udah 3 jam nunggu. Untungnya, ada peserta tes yang saya kenal, namanya Zainul dari Teknik Mesin yang dulu sempet kerja bareng waktu jadi medik di ospeknya ITB. Ruang tunggunya pun sangat nyaman dan ada beberapa komputer dengan webcam buat tempat TOEFL-iBT yang speaking kayanya. Tapi tetep deg-degan.

Kamipun diberi kunci loker abis itu, buat nyimpen semua barang-barang termasuk handphone dan diminta bawa KTP aja dan pulpen. (Sebel karena di tiap form mesti nulis nomor KTP yang panjang itu)

Dengan membandel, saya bawa pensil 2B dua biji ma penghapus antik saya. Taunya, di ruang tes udah disediain tuh pensil 2B ma penghapus (nah, gitu dong bayar stengah juta dikasih gituan kek).

Akhirnya tespun dimulai.

Disini, saya akan jelaskan juga tahapan di tiap tes dan trik-trik yang saya pake buat ngerjain tiap section.

Setelah dibacakan peraturan (yang saya langgar 1 biji) dan mengisi biodata di LJK (ada 1 orang Korea loh yang ikutan juga, hehe), tes pun dimulai dengan LISTENING SECTION.

Listening Section dibagi dalam 4 bagian.

Bagian I
Pada bagian ini akan ada 10 soal. Tiap soal akan berisi gambar. Dari radio, akan dibacakan 4 statement dan kita diminta untuk mencari mana yang tepat.

Jujur, ini bagian Listening yang termudah, jadi sayang kalau banyak salahnya. Triknya yang saya gunakan untuk part ini adalah pertama liat gambarnya dulu dan perhatikan jumlah orang, benda-benda, dan mulai menebak kira-kira statemennya apa. Tebak aja di otak, yang pasti statement itu akan sederhana dan gak ribet.

My Trick : Setelah mendengar tiap statement, coba cocokkan TIAP statement itu dengan gambar. Jadi, di otak kita ada 2 gambar, 1 gambar di buku, 1 gambar yang statement ajukan. Terus kita cocokin mana yang paling mirip. Dengan cara ini, alhamdulillah, saya jarang salah pada bagian ini (asalkan tiap kalimat statementnya ngerti maksudnya apa). Jebakannya cukup banyak terutama kata-kata yang bernada sama (leave sama live). Saat ketemu jawaban yang tepat, pensil udah siap di LJK dan buletin ampe tebel dan lanjut ke nomor berikut.

Bagian II
Pada bagian ini, akan ada 30 soal. Jadi, akan ada 1 kalimat yang menjadi soal. Kalimat itu adalah kalimat sehari-hari dan kira-kira jawaban yang tepat atas kalimat itu apa. Di teks tidak dituliskan ABCnya, jadi konsentrasi tinggi perlu banget di sini. Kaya (kalo indonesianya) “Kamu udah mandi?”
A. Saya belum mengerjakan PR
B. Ya, sejam yang laluC. Ia pergi bersama istrinya
Dari sana, jawabannya yang B. Kadang bukan hanya pertanyaan, tapi pernyataan juga.

My Trick : Pada bagian ini, mata terus tertuju di LJK, gak usah liat lembar soal. Karena hanya 3 pilihan di bagian ini, jadi harus hati-hati.
Jika saat pilihan A kita merasa udah tepat, jangan tunggu jawaban B dan C, karena kita ngehemat konsentrasi buat nomor selanjutnya.
Kalo A dan B yakin salah, langsung isi C, gak didengerin dulu saya sih. Saya pake dua taktik itu biar konsentrasi gak cepet abis.

Bagian III
Bagian selanjutnya lebih sulit. Ada percakapan pendek dan 3 soal untuk tiap percakapan. Total 10 percakapan, 30 soal. Percakapannya bener-bener pendek, cuma 4-6 kalimat. Bayangin 3 soal dengan 4-6 kalimat. Otomatis hampir tiap kalimat mengandung info untuk menjawab soalnya.

My Trick : Walau diperaturan tidak boleh coret2 soal, tapi percayalah, coret-coret soal untuk bagian ini! Kenapa? Gak bakal nyempet kalo isi di LJK, sangat ngebuyarin konsentrasi. Pertama-tama, akan ada dialog. Isi soal saat dialog itu berlangsung dan jangan nunggu dialog beres baru isi soalnya. Sebelum percakapan dimulai, kita harus bisa baca ketiga soal itu (jawaban kalo nyempet). Hampir semua percakapan berurut. Jadi soal ke-1 akan muncul jawabannya duluan, soal ke-2 dan soal ke-3. Jarang banget kejadian cek-clok (kaya info untuk soal no-3 muncul di kalimat 1-2).

Bahkan dua kata pertama di dialog bisa menjadi jawaban loh! (Keselnya saya pernah gak dengerin kata “Good Afternoon” di awal percakapan, padahal ditanya waktu dialog itu terjadi kapan) Memori kita sangat terbatas, termasuk saya yang short-term memorynya gak bagus-bagus amat (makannya gak ngambil kuliah apalan).

Setelah jawaban ketemu, langsung ceklis di soal dan isi LJK kalau ketiganya udah keceklis. Setelah percakapan, soalnya akan dibaca lagi oleh si radio. JANGAN DENGERIN SI RADIO! Jangan deh beneran, karena soal udah ditulis di sana dan jadikan saat-saat si radio itu ngoceh soal untuk ngisi dan mengingat2 jawaban yang kelewat. Karena, sebelum percakapan selanjutnya dimulai (kalau bisa saat si radio bacain soal nomor 2, kita udah mulai baca 3 soal di bagian selanjutnya), lagi-lagi kita mesti bisa baca ketiga soal selanjutnya itu. Saat percakapan selanjutnya dimulai, pokoknya kita bener-bener gak boleh mikirin bagian sebelumnya.

Bagian IV
Bagian ini mirip bagian 3 hanya bukan percakapan tapi semacam ceramah pendek. Ada 10 ceramah dan 30 soal. Ceramah ini bisa berisi advertisement, ilmiah, ringan-ringan, dll. 3 soal untuk 1 ceramah pendek. Lagi-lagi, ceramah pendek ini sekitar 6-8 kalimat dan informasi untuk jawab soal harus bisa diambil di sini.

My Trick : Trik yang saya gunakan persis seperti untuk part IV. Jaga baik konsentrasi, bebaskan pikiran sebelum bagian IV ini dimulai (pada saat contoh soal dan aturan jawab soal dibacakan). Regangkan badan, tarik napas panjang, dan saat nomor selanjutnya dibacakan, kita sudah siap! Kemampuan bahasa memang diuji, tapi menurut saya itu gak terlalu ribet tata bahasanya. Kebanyakan jatohnya di konsentrasi (suka buyar kalo 1 nomor gak ketemu jawaban). Yang gak bisa, tinggalkan, jangan sampai nomor selanjutnya yang jadi korbannya.

Akhirnya, selesai juga 45 menit yang menegangkan di bagian Listening. Setelah ini, adalah bagian Reading. Bagian Reading waktunya lebih lama, tapi jujur, saya hampir salah strategi di sini.

Untuk bagian ini, saya menyadari kesalahan trik waktu kemaren ngerjain (karena gak latihan pake LJK). Ada beberapa bagian :

Bagian I
Isinya adalah isian untuk kalimat. Ini fokus di grammar dan vokab

Bagian II
Ada suatu teks dengan beberapa kata yang terhapus. Kita mesti isi kata yang terhapus itu dengan kata yang tepat (sesuai grammar)

Bagian III
Ada teks dan ada 3-4 soal berkenaan dengan teks.

Bagian IV
Ada 2 teks dan 4-5 pertanyaan. Jadi, pada bagian ini, pas mau jawab soal jawabannya ada di salah satu teks itu.

My Trick : Sejujurnya, triknya gak banyak disini. Belajar sih so pasti, tapi tenang, ini sebenernya tingkat kesulitannya gak setinggi TOEFL. Kalau menurut saya ini tingkat kesulitannya ya sekitar UN SMP-SMA. Tapi, hati-hati. Kalau ngerjain soal TOEIC di buku kita kan gak pake LJK. Nah, lagi-lagi, saya abis konsentrasi karena bulak-balik LJK sama soal. Triknya adalah kerjain dulu di soalnya (diceklis atau ditandain lah), setelah semua baru deh isi LJK sambil ngereview jawaban. 1 jam buat isi semua soal dan 15 menit sisa digunakan untuk isi LJK. Dengan gini, konsentrasi gak gampang abis.

Untuk masalah referensi, saya gak sedetail postingan TOEFL ITP, karena ya, tingkat kesulitannya memang tidak setinggi TOEFL ITP jadi saya gak terlalu khawatir. Buku yang saya pakai Barrons edisi 5.

https://i2.wp.com/ecx.images-amazon.com/images/I/51eQqc6CakL.jpg

(Btw, itu buku yang lagi dibaca cewe dikover adalah buku MATEMATIKA! Harusnya baca buku apa kek yang sesuai, agak ngemodal dikit barrons nya)

Kenapa saya milih buku ini? Ya, memang ini yang paling bagus keliatannya (dan gak nyempet cari buku lain juga). Keunggulannya, didalemnya ada 4 CD berisi latihan! Dan memang, butuh latihan dibagian Listeningnya jadi buku ini RECOMMENDED. Untuk grammarnya pun diajarkan grammar yang gak terlalu tinggi, jadi mudah diikutin juga. Ada tips and trick untuk jenis-jenis soal tertentu.

Alhasil, waktu ujian pun selesai dan saya bersama Zai pun makan di McD karena harus nunggu hasilnya keluar selama 30 menit (gak bisa diwakilkan, mesti pake surat kuasa). Saat kembali ke tempat tes, ternyata kita yang terakhir (saya makannya kelamaan). Daaaan inilah hasil score report saya. Alhamdulillah, mencapai target dan diberi hadiah voucher 100.000 untuk TOEIC Speaking and Writing karena dapet skor bagus (daan gak kepake juga, mau berangkat juga tanggal 1 Aprilnya).

Sayapun mengisi form lagi karena saya mau minta skor slip tambahan (bayar 50.000). Setelah nunggu 10 menitan, keluar lah skor slip identik. Zai malah nambah sertifikat (untuk keperluan beasiswa Erasmus Mundus) dan bayar 100.000. Jadi, memang setelah tes kita cuma dikasih 1 skor slip. Bagi yang ingin skor slip tambahan atau sertifikat (buat pajangan), ya mesti bayar lagi. Oleh karena itu, mesti tau dulu buat apa keperluannya jadi bisa disiapkan apakah perlu sertifikat dan skor slip tambahannya.

OKE, bagi yang mau ambil tes TOEIC, semoga sukses ya!

===========================================================
|| Kronologis Perjalanan Mengejar Beasiswa Monbukagakusho 2013
||
====================================================
Info Umum : Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho : MEXT) untuk Research Student
XX Januari 2012 : Awal Mula Segalanya
28 Maret 2012 : Tes TOEFL ITP
1 April 2012 : Pengumpulan Berkas
7 April 2012 : Membuat Field of Study dan Research Plan
28 April 2012 : Mengirim Berkas ke Kedubes (link idem dengan Pengumpulan Berkas)
11 Juni 2012 : Pengumumuan Hasil Seleksi Berkas
18 Juni 2012 : Tes Tertulis (link idem dengan yang atas)
5 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Tes Tertulis
17 Juli 2012 : Wawancara
31 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Wawancara
3 Agustus 2012 : Pengambilan Berkas Tambahan di Kedubes
13 Agustus 2012 : Mendapat Kiriman Letter of Acceptance
23 Agustus 2012 : Letter of Acceptance yang HILANG
2 Desember 2012 : Ikutan Tes JLPT N4
14 Desember 2012 : Pengumuman Hasil Secondary Screening
21 Januari 2013 : Pengumuman Penempatan Universitas
Februari 2013 : Surat Keputusan!!! Visa!!!
5 Maret 2013 : Info Keberangkatan
25 Maret 2013 : TOEIC untuk syarat S2
27 Maret 2013 : Pelepasan dan Orientasi
1 April 2013 : Goodbye, Indonesia!
===============================================

About Samy

A master student of Division of Mathematics, Graduate School of Information Science, Tohoku University, Japan. Have this cheerful and wise personality; but can be a boring nerd sometimes. Love learning languages, "designing" books, reading, doing math, cooking, and breeding hamster. Feel free to contact me here : samy.baladram[at]facebook.com

Posted on March 27, 2013, in Monbukagakusho 2013. Bookmark the permalink. 14 Comments.

  1. Assalamualaykum, saya yani, salam kenal mas, perjalanan mas samy dalam memperoleh beasiswa monbusho sangat menginspirasi saya,
    oh iya mas, ada yang mau saya tanyakan, tujuan mengambil tes TOEIC kenapa?? kenapa tidak menggunkan TOEFL ITP yang menjadi persyaratan mobusho saja, Trus kenapa hanya mengambil TOEIC listening dan reading saja, apakah universitas jepang memperbolehkan hanya menggunakan TOEIC listening dan Reading saja?? mohon pencerahannya, karena saya juga sedang belajar TOEIC untuk persyaratan beasiswa monbusho U to U.

  2. Kak, berarti dobel kkk ngambil tes Toefl yak? klo seandainya kita langsung ngmbil TOEIC, berarti ga perlu lgi ngmbil ITP toeflnya ya?

    • TOEIC dan TOEFL ITP itu untuk 2 kebutuhan yang berbeda.
      Untuk syarat masuk S2 di departemen saya, tes TOEIC itu dibutuhkan, namun TOEIC ini tidak dapat dipakai untuk Monbusho (karena standarnya lebih rendah dari TOEFL dan lebih untuk negara-negara Asia). Sedangkan hasil tes TOEFL ITP tidak bisa digunakan untuk syarat masuk S2 di departemen saya, harus TOEIC atau TOEFL iBT. Ada baiknya jika memang ingin sekalian, gunakan TOEFL iBT karena itu bisa dipakai bukan hanya di Jepang tapi seluruh dunia

  3. nah, klo kita hanya ngmbil ITP aja gimana tuh? apa bisa nnti saat ujian masuk S2nya?

    Maaf bgt kk, keterusan nnya. ><

  4. hahaa bagus + lucu banget artikelnya, sangat membantu. ini mau tes toeic 3 jam lagi semoga sukses kaya abang

  1. Pingback: Monbukagakusho scholaship in a (HUGE) nutshell | Well... It's Me

  2. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho : Surat Keputusan!!! Visa!!! | Math and Adventure :)

  3. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho 2013 : Hasil Secondary Screening | Math and Adventure :)

  4. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho 2013 : Dalam Pencarian Letter of Acceptance | Math and Adventure :)

  5. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho 2013 : Tes TOEFL ITP | Math and Adventure :)

  6. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho 2013 : Hasil Wawancara | Math and Adventure :)

  7. Pingback: Beasiswa Monbukagakusho 2013 : Persyaratan dan Seleksi Berkas | Math and Adventure :)

  8. Pingback: Info Keberangkatan [Beasiswa Monbukagakusho 2013] | Math and Adventure :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: