Nama-nama Tempat di Bandung dalam Bahasa Jepang

Kali ini, di waktu yang random ini, setelah sekian lama tidak ngeblog, terinspirasi dari banyaknya nama tempat dalam bahasa Jepang dan nama tempat di Bandung yang random, akhirnya saya memutuskan untuk menulis ini!

Dalam bahasa Jepang, nama-nama tempat (macem Tokyo, Nagoya, Osaka) biasanya gabungan dua kata atau lebih. Kali ini saya akan mencoba “menerjemahkan” tempat-tempat di Bandung dalam bahasa Jepang (versi saya tentunya).

Terinspirasi dari post berikut, http://hiburan.kompasiana.com/humor/2012/06/13/nama-nama-tempat-di-tatar-sunda-dalam-bahasa-inggris-464405.html

Sambil nulis ini, saya kebayang jalan-jalan di Bandung naek bis versi Jepang, atau lah bayangin angkot di Bandung jadi sekeren bis di Jepang (yang suka nyebut nama destinasi-nya gitu, kaya “Tujuan selanjutnya Buah Batu. Buah Batu. Dimohon untuk tidak beranjak dari tempat duduk sebelum angkot berhenti. The next station is Buah Batu, blabla…” Kalo sekarang mah tukang angkot cuma bilang, “BATU BATU BATU” dengan “BA” di nada do dan “TU” di nada sol ( “TU” di kata terakhir di do tinggi).

Yang uniknya dari nama tempat di Jepang, biasanya kanji untuk nama tempat itu suka nyeleneh! Artinya mereka punya cara baca sendiri yang kadang-kadang suka bikin bengong, ini kok tiba-tiba dibacanya gini! Baca di sini :
http://en.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:WikiProject_Japan/Place_names_with_unusual_readings

Dengan demikian saya merasa TERTANTANG dan nama tempat di Bandung jadilah korbannya. Dengan berbagai histori ngaco nan logis, berusaha sebisa mungkin agar namanya selogis mungkin, jadilah list di bawah ini (and maybe, will keep growing)

Sambil iseng belajar bahasa Jepang juga lah, berikut adalah nama-nama tempat di wilayah Bandung dan sekitarnya dalam bahasa Jepang :

Gunung Batu = 石(いしやま/ Ishiyama)
(sejarah penamaan : ini dari yang mudah dulu, 石+山(いし+やま/ishi+yama) berarti batu dan gunung, jadilah 山石(いしやま/Ishiyama))

Buah Batu = 実石(みのいし/ Minoishi)
(sejarah penamaan : Rumah tempat tinggalku… kuberi nama seperti berikut : 実 (み/mi) berarti buah, dan 石 (いし/ishi) berarti batu. Kadang, penyisipan の suka ada di nama-nama tempat, jadi saya putuskan jadi minoishi (karena kalo miishi, kedengerannya jadi versi cute-nya permisi)

Kebon Kalapa = 椰子畑 (やしばた/ Yashibata)
(sejarah penamaan : 椰子 (やし/yashi) berarti Kelapa dalam bahasa Jepang dan 畑 (はたけ/hatake) adalah kebon, yang kadang-kadang suka disingkat jadi はた/hata aja. Berhubung huruf pertama “h” biasanya berubah jadi “b”, jadilah 椰子畑 (やしばた/yashibata)

Dago = 待ば (まちば/ Machiba)
sejarah penamaan : Berdasarkan Kang Wikipedia, Dago, dagoan berasal dari bahasa sunda yang artinya “menunggu”, pada zaman dahulu di masa penjajahan Belanda, penduduk di daerah utara Bandung memiliki kebiasaan untuk saling menunggu untuk pergi bersama-sama ke kota, yang mana pada masa itu, rute yang ditempuh menuju kota melewati daerah yang masih tergolong sepi dan rawan binatang buas, terutama di daerah hutan di sekitar terminal Dago sekarang. Oleh karena itulah, 待つ(まつ/matsu) artinya menunggu, berubah menjadi kata benda jadi 待ち(まち/machi) yang diambil kanjinya aja seperti biasa jadi 待 dan 場(ば/ba) artinya tempat, jadilah tempat menunggu alias dago, dalam bahasa jepang menjadi MACHIBA)

Astanaanyar = 新墓地 (しんぼち / Shinbochi)
(sejarah penamaan : astana itu pekuburan kan ya, dalam bahasa Jepang, tanah kuburan itu 墓地(ぼち/bochi) dan anyar itu baru, kanji untuk baru itu hampir selalu 新 (しん/shin) sama kaya kanji buat “shin” di kata Shinjuku), biar Astanaanyar sekeren Shinjuku, bolehlah dikasih nama Jepangnya Shinbochi

Tegallega = 広原 (ひろばら /Hirobara)
(sejarah penamaan : Tegal adalah sebuah kata dari bahasa Jawa yang arti harafiahnya adalah “ladang” atau “padang” yakni dalam bahasa jepang 原 (はら/hara) dan lega bisa diartikan luas (広い=hiroi), jadilah Hiro+hara=Hirobara)

Jalan Kiliningan = しゃんしゃん通 (しゃんしゃん道/ Shanshandoori)
(sejarah penamaan : hahaha! しゃんしゃん itu suara bel kecil dalam bahasa Jepang, sepadan lah sama kliningan (kliningan kan suara bel kecil kan ya?) dan jalan yang harusnya 通り(どおり/doori), lagi-lagi, 通 saja juga bisa dibaca どおり/doori. Jadilah, しゃんしゃん通, ini lucu banget kedengerannya, kaya tempat jualan boneka + aneka maenan cute gitu)

Ujung Kulon = 西端 (にしばし/ Nishibashi)
(sejarah penamaan : ini sudah cukup jelas, 西 (にし/nishi) berarti barat dan 端(はし/hashi) berarti ujung/pojok, jadilah Nishibashi)

Ujungberung = 性欲端 (Sagaboshibashi)
(sjarah penamaan = Hmm… hmm… (mikir bingung…. ) Hmm…
berdasarkan berbagai sumber  ujung = akhir = 端 (はし/hashi), berung > ngaberung = menurutkan hawa nfsu. Maknanya : Berakhirnya gejolak hawa nfsu yang negatif. And, 性欲 (seiyoku) in english is s** drive, dan biar menutupi keaiban, kita pake cara baca kunyominya 性 = saga (alamiah, seperti hawa nfs) dan 欲しい = hoshii (ingin)  jadi 性欲=sagaboshi)

Padalarang = 禁止 (きんし/Kinshi)
(sejarah penamaan : Larangan (kaya Dilarang Masuk, Dilarang Merokok) itu dalam bahasa Jepang adalah hampir selalu menggunakan 禁止 yang cocok sekali untuk padalarang kita tercinta ini

GENG AIR (yang berawalan “Ci” ):

Cibeureum = 赤水(あかみず/ Akamizu)
(sejarah penamaan : merah + air = 赤+水 )

Cibiru = 青水(あおみず/ Aomizu)
(sejarah penamaan : biru + air = 青+水 )

Cihideung = 黒水(くろみず/ Kuromizu)
(sejarah penamaan : hitam + air = +水 )

Cibodas = 白水(しろみず/ Shiromizu)
(sejarah penamaan : putih + air = +水 )

Cikoneng = 黄水(きみず/ Kimizu)
(sejarah penamaan : kuning + air = +水)

Cihejo = 緑水(緑水/ Ryokuzui)
(sejarah penamaan : Co-combobreak! Hehehe,pake cara baca Katakana lebih keren kayanya, yang harusnya hijau + air = 緑+水 (みどり+みず), ada juga cara baca cina-nya On-yomi, yakni (りょく+すい = りょくずい / ryokuzui))

Ciamis = 甘水 (あまみず/ Amamizu)
(sejarah penamaan : dari 甘い (あまい/amai) yang artinya manis, dan 水(みず/mizu) yang artinya air, walau kata “amamizu” sendiri itu dalam bahasa jepang artinya air hujan (雨水/あまみず) tapi ya udah lah ya, jadilah kalo mau bilang “abdi ti ciamis” berubah jadi “甘水から来ました/Amamizu kara kimashita”)

Cigereleng = 転(ころげみず/Korogemizu)
(sejarah penamaan : Mizu  = air, 転げる(ころげる/korogeru) =menggelinding)

Ciateul = 痒水 (かゆみず / Kayumizu)
(sejarah penamaan : 痒い(かゆい/kayui)=gatal dan 水 seperti biasa)

Cimahi = 足川 (たりがわ/ Tarigawa)
sejarah penamaan : Mahi itu artinya cukup  dalam bahasa jepang, kata kerja yang menyatakan cukup adalah 足りる (たりる/tariru) walau kanji 足 (あし/ashi) hampir selalu dibaca “ashi” yang berarti kaki, tapi ceritanya ini adalah special reading (pokoknya percaya aja), dan karena “ci” itu air dan Cimahi itu nama sungai, ya dikonotasikan dengan sungai aja lah ya, jadilah 川 (かわ/kawa) yang jika disatukan dengan 足 jadilah TARIGAWA)

Cibeunying = 茎無花果 (くきいちじゅくずい / Kukiichijukuzui)
(sejarah penamaan :Siapa yang tidak tahu Kecamatan Cibeunying Kaler di Bandung, yang terkenal dengan sentra kaos Suci, PUSDAI, dan Museum Geologi? Berdasarkan kajian toponimi, Cibeunying berasal dari kata Ci, dan Beunying. Ci sudah pasti berarti ‘air’, sedangkan beunying? Adalah nama pepohonan yang dalam bahasa latinnya Ficus fistulosa (orang Sunda ngamuk kalo disuruh bilang ini, ieu teh harusna Picus Pistulosa) yang dalam bahasa Inggrisnya Common Yellow Stem Fig, oke, kita GABUNGKAN. Stem + Fig + Water = 茎+無花果+水=KUKIICHIJUKUZUI, ampe ngos-ngosan nyebutnya juga… susah bikin nama yang bagusan)

About Samy

A master student of Division of Mathematics, Graduate School of Information Science, Tohoku University, Japan. Have this cheerful and wise personality; but can be a boring nerd sometimes. Love learning languages, "designing" books, reading, doing math, cooking, and breeding hamster. Feel free to contact me here : samy.baladram[at]facebook.com

Posted on January 12, 2014, in Japan, Here I come!. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. gunung batu itu enaknya 石山 ISHIYAMA kang.. tempat lahir dan tempat bermukim saya dari dulu sampe sekarang. hehe. Rocky mountain🙂
    Nama2 yang lain keren ya. Dago jadi machiba, hahah

  2. keren banget ka samy..machiba kara kimashita :3 kak, ada yang titip pertanyaan. kalau sekeloa dalam bahasa jepang apa? hahaha

  3. hahaha keren banget nih kang.. kalo rumah saya apa yaa. Cihanjuang.. (daerah bandung barat sana)

    btw kmrn semaleman abis baca kisah aa Samy nih yg MEXT.. meni keren pisan lah.. saya skrg mahasiswa tingkat 3 (lagi liburan SP seh dari tingkat 2) di UNPAR jurusan teknik industri.. saya dah incer MEXT dari msh semester 2.. skrg sih msh les jepang di supratman, baru habis minna no nihongo jilid 1..

    ada blg drpd toelf mending ielts soalny lbh gmpg, bener ga y kang? aku liat di web kedutaan jg boleh pake ielts utk beasiswa ini..

    keren bgt blog nya, saya tunggu artikel2 selanjutnya kang!

    • Hahaha, makasih udah baca. Cihanjuang dipikir2 dulu :p

      Wah, saya kurang tau tentang IELTS, belum pernah nyoba (dan baca juga belom). Waktu jaman saya kayanya TOEFL aja, beda sekarang kali ya.

      Good luck y.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: