Monbusho Info

===========================================================
|| Kronologis Perjalanan Mengejar Beasiswa Monbukagakusho 2013
||
====================================================
Info Umum : Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho : MEXT) untuk Research Student
XX Januari 2012 : Awal Mula Segalanya
28 Maret 2012 : Tes TOEFL ITP
1 April 2012 : Pengumpulan Berkas
7 April 2012 : Membuat Field of Study dan Research Plan
28 April 2012 : Mengirim Berkas ke Kedubes (link idem dengan Pengumpulan Berkas)
11 Juni 2012 : Pengumumuan Hasil Seleksi Berkas
18 Juni 2012 : Tes Tertulis (link idem dengan yang atas)
5 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Tes Tertulis
17 Juli 2012 : Wawancara
31 Juli 2012 : Pengumuman Hasil Wawancara
3 Agustus 2012 : Pengambilan Berkas Tambahan di Kedubes
13 Agustus 2012 : Mendapat Kiriman Letter of Acceptance
23 Agustus 2012 : Letter of Acceptance yang HILANG
2 Desember 2012 : Ikutan Tes JLPT N4
14 Desember 2012 : Pengumuman Hasil Secondary Screening
21 Januari 2013 : Pengumuman Penempatan Universitas
Februari 2013 : Surat Keputusan!!! Visa!!!
5 Maret 2013 : Info Keberangkatan
25 Maret 2013 : TOEIC untuk syarat S2
27 Maret 2013 : Pelepasan dan Orientasi
1 April 2013 : Goodbye, Indonesia!
===============================================

Di page ini, saya mau ngasih link tentang program Monbukagakusho (singkat : Monbusho) secara keseluruhan. Ini link yang tahun 2012 sebenernya, tapi saya rasa buat taun setelahnya gak jauh beda. Ini berlaku buat semua negara penerima beasiswa ini lho, bukan cuma Indonesia aja. Bagi yang belum lulus kuliah (khususnya tahun terakhir), bisa juga buat apply beasiswa ini, dan tanpa ikatan dinas.

Beasiswa ini bisa dibilang yang paling top deh bagi yang pengen berangkat ke Jepang. Keuntungannya, beasiswa ini bisa sekaligus buat riset, s2, sama s3! Biaya pendidikan jelas dibayarin semua, dan tunjangan bulanannya cukup tinggi lho, 140.000 yen per bulan! (Sekitar 16.5 juta rupiah) Dan sayangnya tiap taun selalu turun (jaman dosen saya dulu 225.000 yen katanya).

Biasanya pada males baca yang bahasa inggrisnya, jadi saya mau berbaik hati menterjemahkannya ke bahasa Indonesia. Berhubung gak pake google translate (belum percaya), ini saya translate dengan kemampuan Bhs. Inggris saya. Insya Allah masih dapat dimengerti dan tidak ada info yang hilang. Ini mungkin agak bertele-tele, yang singkatnya sih di situs Kedubes Jepang. Soalnya katanya orang Jepang itu emang kalo memberi instruksi/pengarahan harus sejelas-jelasnya ampe suka diulang-ulang (kadang berbelit-belit juga). Disini S2 = program master dan S3 = program doktor.

==============================================================================

BEASISWA PEMERINTAH JEPANG (MONBUKAGAKUSHO : MEXT) TAHUN 2012
(MAHASISWA RISET)

MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology — Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi) menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional yang ingin belajar di universitas Jepang sebagai research student [mahasiswa riset] di bawah Program Beasiswa Pemerintah Jepang untuk 2012 sebagai berikut :

1. BIDANG STUDI

Bidang studi [yang ingin dipelajari di Jepang] haruslah bidang yang sekiranya dapat dipelajari oleh pelamar serta dapat melakukan riset di bidang tersebut yang diselenggarakan di universitas Jepang. Namun, ingatlah bahwa bidang studi bisa saja dibatasi pada bidang-bidang tertentu oleh Kedutaan/Konsulat Jenderal Jepang (selanjutnya disebut “Kedubes Jepang” [seharusnya Petugas Diplomasi Jepang, tapi disesuaikan]).

Pelajar dengan mayor (bidang keahlian) kedokteran umum, kedokteran gigi, atau ilmu kesehatan tidak diizinkan untuk melakukan pelatihan klinis seperti perawatan medis dan operasi pembedahan kecuali telah mendapatkan izin dari Minister of Health, Labour, and Welfare (Departemen Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan) di bawah hukum yang berlaku negara Jepang. Bidang keahlian dalam Hiburan Tradisional seperti Kabuki dan tarian klasik Jepang, atau pada bidang keilmuan yang membutuhkan latihan praktek pada teknologi atau teknik tertentu pada suatu perusahaan atau pabrik, tidak termasuk dalam program ini.

2. KETENTUAN

(1) Kewarganegaraan : Pelamar harus memiliki kewarganegaraan di negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah Jepang (Berlaku juga pada yang tak berkewarganegaraan). Pendaftar yang memiliki kewarganegaraan Jepang pada saat pendaftaran tidak diperbolehkan mengikuti program beasiswa ini. Seleksi pelamar akan dilakukan oleh Kedubes Jepang di negara tempat pelamar berkewarganegaraan (kecuali jika terdapat dua atau lebih negara yang dibina oleh Kedubes Jepang yang sama).

(2) Usia : Pelamar harus lahir saat atau setelah 2 April 1977

(3) Latar Belakang Pendidikan : Pelamar harus lulus dari universitas Jepang atau memiliki kemampuan akademik yang setara atau lebih dari lulusan universitas Jepang. Pelamar dinyatakan memiliki kemampuan akademik yang setara atau lebih dari lulusan universitas Jepang, jika
(a) telah atau akan menyelesaikan kurikulum pendidikan 16-tahun di negara asing (atau kurikulum pendidikan 18 tahun jika hendak mengikuti program doktor di bidang kedokteran umum, kedokteran gigi, kedokteran hewan, atau farmasi yang berlandaskan pada pembelajaran 6-tahun di fakultas/ departemen yang bersangkutan); atau
(b) akan atau telah berusia 22 tahun atau lebih dan telah mengikuti tes kualifikasi secara personal dan telah diputuskan oleh sekolah pasca-sarjana yang bersangkutan dengan bidangnya bahwa orang yang bersangkutan memiliki kemampuan akademik yang setara atau lebih dari lulusan universitas (atau 24 tahun atau lebih jika hendak mengikuti program doktor di bidang kedokteran umum, kedokteran gigi, kedokteran hewan, atau farmasi yang berlandaskan pada pembelajaran 6-tahun di fakultas/ departemen yang bersangkutan);
Catatan : Jenis pelamar lain yang diperbolehkan adalah mereka yang telah atau akan memenuhi kualifikasi masuk ke sekolah pasca-sarjana di Jepang. Secara umum, pendaftar yang telah menyelesaikan program doktor tidak boleh melamar kecuali hendak mendapatkan gelar tertentu.

(4) Bidang Keilmuan Utama : Pelamar sebaiknya mengajukan bidang keilmuan yang sebelumnya dipelajari di universitas atau bidang yang terkait. Pelamar harus memilih bidang yang sekiranya pelamar dapat menerima pendidikan yang layak dan melakukan riset pada universitas pilihannya.

(5) Bahasa Jepang : Pendaftar harus bersedia belajar bahasa Jepang, tertarik dengan negara Jepang, dan antusias dalam memperdalam pemahamannya tentang Jepang setelah tiba di sana, dan memiliki kemampuan untuk melakukan studi dan riset sejalan dengan proses adaptasi dengan kehidupan di Jepang.

(6) Kesehatan : Pelamar harus cukup sehat secara fisik dan mental untuk melakukan studi di universitas.

(7) Kedatangan di Jepang : Pelamar harus dapat berangkat dan tiba di Jepang antara tanggal 1-7 April 2012, atau kurang dari dua minggu sebelum hari awal semester di universitas yang bersangkutan (misalnya, pada September atau Oktober). Biaya perjalanan tidak akan diberikan jika pendaftar memutuskan untuk pergi ke Jepang sebelum periode yang telah ditentukan tersebut.

(8) Kebutuhan Visa : Pelamar yang terpilih harus mendapat visa belajar dari Kedubes Jepang di negara tempat kewarganegaraannya, dalam hal ini, untuk kedatangannya di Jepang. Visa diberikan oleh Kedubes Jepang di negara tempat pelamar berkewarganegaraan (kecuali jika terdapat dua atau lebih negara yang dibina oleh Kedubes Jepang yang sama). Pelamar yang telah berada di Jepang dengan jenis visa yang lain harus menggantinya dengan visa belajar sebelum akhir bulan dimulainya pemberian beasiswa. Pelamar yang mengganti status menetapnya di Jepang selain peruntukan visa belajar akan secara otomatis kehilangan statusnya sebagai penerima beasiswa.

(9) Pelamar yang termasuk pada ketentuan-ketentuan berikut tidak diizinkan untuk mendapat beasiswa. Jika terlacak setelah awal periode beasiswa, pelamar diminta untuk mengundurkan diri:
1 : Pelamar yang merupakan anggota aktif militer atau pekerja di kemiliteran pada saat periode beasiswa dimulai.
2 : Pelamar yang tidak dapat berangkat ke Jepang pada tanggal yang ditentukan oleh universitas penerima.
3 : Pelamar yang sebelumnya menerima Beasiswa Pemerintah Jepang. Kecuali pelamar telah melakukan 3 tahun riset atau pengajaran antara akhir beasiswa pertama dengan awal beasiswa kedua. Hal ini tidak berlaku pada pelamar mahasiswa riset yang (a) sebagai mahasiswa internasional di Jepang yang menerima pelatihan di Jepang pada saat universitas namun lulus dari universitas di tanah airnya, atau yang (b) pernah menjadi mahasiswa internasional di Jepang di bawah Program Beasiswa Pemerintahan Bersama Jepang-Korea untuk mahasiswa di departemen sains dan teknik.
4 : Pelamar yang sedang berada di universitas Jepang di bawah visa belajar, atau berencana untuk mendaftar di universitas Jepang dengan biaya sendiri antara waktu pendaftaran beasiswa ini hingga saat dimulainya waktu berlakunya beasiswa.
5 : Pelamar yang telah menerima beasiswa lain dari suatu pihak (termasuk pihak pemerintah di negara asalnya) selain dari Pemerintah Jepang (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology — MEXT)
6 : Pelamar yang tidak dapat lulus dari universitas asalnya hingga waktu yang telah ditentukan oleh syarat pendaftaran atau tidak dapat memenuhi persyaratan kelulusan.

3. MASA BERLAKU BEASISWA

Masa berlaku beasiswa akan berbeda tergantung dari pendidikan yang diambil di Jepang :
(1) Untuk kasus jika Penerima Beasiswa mendaftar sebagai mahasiswa riset, mahasiswa non-degree, auditor, etc (selanjutnya disebut Mahasiswa Riset) setelah datang ke Jepang:
(a) Jika Penerima Beasiswa tiba di Jepang pada April 2012, beasiswa akan membiayainya selama 24 bulan dari April 2012 hingga Maret 2013
(b) Jika Penerima Beasiswa tiba di Jepang pada Oktober 2012, beasiswa akan membiayainya selama 18 bulan mulai Oktober 2012 hingga Maret 2013
(Pada kedua kasus tersebut, masa waktu beasiswa sudah termasuk pelatihan bahasa Jepang selama 6 bulan bagi penerima beasiswa yang memang membutuhkan pelatihan tersebut)
(2) Jika Penerima Beasiswa mendaftar sebagai mahasiswa master, mahasiswa doktor, atau pendidikan profesional pasca-sarjana setelah datang ke Jepang, tanpa melihat kedatangannya di Jepang, beasiswa akan membiayainya hingga jangka waktu yang diperlukan Penerima Beasiswa untuk menyelesaikan masa belajar reguler (masa belajar standar). (Ditambah 6 bulan pelatihan bahasa Jepang bagi yang membutuhkannya)

Jika Penerima Beasiswa hendak melanjutkan ke pendidikan pasca-sarjana reguler dari status Mahasiswa Riset, atau ke program doktor dari program master / pendidikan profesional pasca-sarjana, Penerima Beasiswa dapat memperpanjang masa belajarnya jika lolos tes yang diberikan oleh MEXT yang menyatakan dirinya memiliki kemampuan akademik tinggi yang telah memenuhi sejumlah kriteria. (Penerima Beasiswa yang masih melanjutkan sebagai Mahasiswa Riset tidak dapat memperpanjang masa beasiswanya. Jika Penerima Beasiswa melanjutkan ke tahapan lebih tinggi tanpa mendapat persetujuan untuk perpanjangan beasiswa, maka beasiswanya akan otomatis dihentikan. Penerima Beasiswa boleh melanjutkan ke tahapan lebih tinggi dengan biaya sendiri)

Perhatikan, bahwa melanjutkan ke pendidikan pasca-sarjana reguler dari program Mahasiswa Riset akan dibatasi oleh ketentuan-ketentuan berikut. Lamaran untuk perpanjangan beasiswa tidak akan diterima jika memenuhi kasus berikut :
(1) Penerima Beasiswa hendak melanjutkan ke program master di bidang Ilmu Pengetahuan Alam, tapi tidak dapat melanjutkan ke program reguler setelah hari terakhir dari program 24 bulan dihitung sejak kedatangannya di Jepang;
(2) Penerima Beasiswa hendak melanjutkan ke program master di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, tapi tidak dapat melanjutkan ke program reguler setelah hari terakhir dari program 25 bulan dihitung sejak kedatangannya di Jepang;
(3) Penerima Beasiswa hendak melanjutkan ke program doktor di bidang Ilmu Pengetahuan Alam, tapi tidak dapat melanjutkan ke program reguler setelah hari terakhir dari program 13 bulan dihitung sejak kedatangannya di Jepang;
(4) Penerima Beasiswa hendak melanjutkan ke program doktor di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, tapi tidak dapat melanjutkan ke program reguler setelah hari terakhir dari program 24 bulan dihitung sejak kedatangannya di Jepang;
(NB : Melanjutkan ke pendidikan pasca-sarjana reguler harus memenuhi kondisi 1-4 di atas, dan harus diambil pada saat masa berlaku beasiswa atau satu bulan setelah berakhirnya masa akhir beasiswa)

4. TUNJANGAN BEASISWA

(1) Tunjangan Bulanan : Dibawah kebutuhan fiskal tahun 2011, setiap penerima beasiswa akan diberikan biaya perbulan 150,000 yen (program Mahasiswa Riset), 152,000 yen (program Master atau profesional program pasca sarjana), atau 153,000 yen (program Doktor) (tambahan 2000 atau 3000 yen dapat saja diberikan bagi yang melakukan studi di daerah-daerah tertentu). Namun, jumlah tersebut akan menyesuaikan setiap tahunnya tergantung budget. Beasiswa tidak akan membiayai penerima yang pergi tanpa alasan yang jelas atau lama tidak masuk di universitasnya.

Beasiswa akan dihentikan jika penerima beasiswa mengalami hal-hal berikut. Lebih jauh lagi, jika pembayaran beasiswa telah dilakukan pada periode penerima beasiswa mengalami hal-hal berikut, penerima beasiswa akan diminta untuk mengembalikan pembayaran yang diterima pada periode tersebut.
(a) Jika ditemukan pada dokumen lamarannya bahwa terdapat bagian yang palsu (bohong)
(b) Jika mengingkari janji yang dibuat dengan Departemen MONBUKAGAKUSHO (MEXT);
(c) Jika mengalami kasus akademik, seperti dikeluarkan atau kehilangan status mahasiswa, pada universitas di Jepang atau pada institusi persiapan pengajaran Jepang.
(d) Jika sudah jelas bahwa penerima beasiswa tidak akan dapat menyelesaikan pendidikannya pada jangka waktu standar pendidikan dikarenakan prestasi akademik yang rendah atau penangguhan.
(e) Jika status “College Student” seperti yang tertera di “Paragraph 1-4 of Appendix to the Immigration Control and Refugee Recognition Act” [berhubungan dengan imigrasi] berubah menjadi status lain.
(f) Jika mendapatkan beasiswa lain (kecuali beasiswa untuk kebutuhan riset); atau
(g) Jika melanjutkan ke tahapan pendidikan yang lebih tinggi tanpa mendapat persetujuan untuk penambahan masa waktu beasiswa

(2) Tunjangan Perjalanan
(a) Tunjangan Perjalanan ke Jepang : Setiap penerima beasiswa akan diberikan, berdasarkan jalur perjalanan yang diambil yang telah ditetapkan oleh MEXT, dengan tiket udara kelas ekonomi dari bandara udara internasional yang terdekat dari tempat tinggalnya menuju Narita International Airport (atau mengikuti jalur yang biasanya digunakan oleh universitas di mana penerima beasiswa ditempatkan). Pengeluaran seperti transportasi darat dari tempat tinggal penerima beasiswa ke bandara udara internasional terdekat, pajak bandara udara, tambahan biaya airport, pajak istimewa untuk perjalanan ke luar negeri, serta biaya perjalanan di Jepang akan sepenuhnya ditanggung oleh penerima beasiswa (tempat tinggal penerima beasiswa akan dianggap sesuai tercantum pada form lamaran). Perjalanan udara dari negara lain tidak termasuk, begitu pula penerbangan ke Jepang sebelum 1 April 2012. Jika penerima beasiswa datang ke Jepang untuk mendapat surat masuk universitas, hal itu pun tidak akan dibiayai.
(b) Tunjangan Perjalanan dari Jepang : Penerima beasiswa yang kembali ke tanah airnya kurang dari pembayaran bulanan terakhir dari beasiswa ini akan disediakan, sesuai form lamaran, dengan perjalanan udara tiket ekonomi dari Narita International Airport ke bandara udara terdekat ke tempat kembalinya.
Catatan : Premis asuransi untuk perjalanan dari / ke Jepang akan ditanggung oleh penerima beasiswa. Bandara udara tempat berangkat penerima beasiswa harus berasal dari negara tempat berkewarganegaraannya.
(c) Tunjangan Pendidikan : Biaya untuk matrikulasi, biaya semester, serta biaya ujian masuk di universitas akan dibiayai oleh Pemerintah Jepang. Jika penerima beasiswa akan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi sebagai mahasiswa nonreguler atau gagal pada ujian masuk, biaya ujian masuk ditanggung personal.

5. SELEKSI DAN PENGUMUMAN

(1) Dengan kerja sama dengan pemerintah dari negara pelamar, Kedubes Jepang akan melakukan primary screening [saringan utama] dari pelamar berdasarkan dokumen aplikasi yang dikirim, ujian tertulis, serta wawancara.

(2) Seleksi tertulis terdiri atas tes bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Tes bahasa Jepang harus diikuti oleh semua pelamar, dan ujian bahasa Inggris bagi yang menginginkannya.

(3) Ketentuan berikut berlaku di setiap saringan :
(a) Dokumen aplikasi : Harus memperlihatkan bahwa pelamar memiliki prestasi yang lebih tinggi dari suatu batasan di universitas terakhir, dan dapat mengemukakan keinginan pelamar untuk melakukan riset secara detil dan konkrit [jelas].
(b) Ujian tertulis : Harus memperlihatkan bahwa pelamar mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari suatu batasan, baik dalam bahasa Jepang atau bahasa Inggris.
(c) Wawancara : Harus menunjukkan bahwa pelamar memiliki tujuan yang jelas berhubungan dengan studi yang akan dilakukan di Jepang dan telah mengumpulkan informasi tentang universitas Jepang. Wawancara juga harus menunjukkan bahwa pelamar memiliki kemampuan bahasa Jepang atau bahasa Inggris untuk dapat berkomunikasi dengan pembimbingnya di Jepang. Jika pelamar hendak belajar pada bidang yang membutuhkan kemampuan bahasa Jepang yang tinggi, Wawancara harus menunjukkan bahwa pelamar memiliki tingkat pemahaman bahasa Jepang yang memadai.
(d) Hasil dari seleksi utama akan diumumkan pada tanggal yang telah ditentukan Kedubes Jepang.
(e) Masing-masing individu yang lolos seleksi utama diharapkan segera menghubungi langsung universitas pilihannya di Jepang dan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat diterima sebagai mahasiswa pasca-sarjana atau mahasiswa riset, atau surat penerimaan sebagai mahasiswa riset (selanjutnya disebut “Surat Izin Masuk”) sebelum akhir Agustus.
(f) Setiap kandidat harus menyerahkan ke universitas pilihannya dokumen-dokumen yang serupa seperti yang dikirimkannya ke Kedubes Jepang (aplikasi, transkrip akademik dari universitas sebelumnya, program riset,  semua sudah dicap oleh Kedubes Jepang yang bersangkutan, dan sertifikat lolos seleksi utama yang diberikan oleh Kedubes Jepang). Dokumen tambahan bisa saja dikirimkan tergantung permintaan universitas.
(g) MEXT akan melakukan secondary screening [seleksi tambahan] berdasarkan hasil dari seleksi utama dari Kedubes Jepang, dan memutuskan sebagai penerima beasiswa nasional bagi yang telah mendapat penerimaan di universitas. Oleh karena itu, pelamar yang telah lolos seleksi utama di Kedubes Jepang bisa saja tidak diterima sebagai penerima beasiswa.
Catatan 1 : Tes tertulis bahasa Jepang harus diambil oleh semua pelamar. Sebagai tambahan, tes bahasa Inggris akan diadakan bagi yang menginginkan. Hasil dari tes ini akan memberikan dasar untuk menentukan kemampuan bahasa pelamar dan akan tergambar secara langsung pada penyaringan.
Hasil dari tes tulis bahasa Jepang akan digunakan sebagai data referensi untuk pelatihan bahasa Jepang yang akan diberikan ketika pelamar tiba di Jepang.
Catatan 2 : Sebagai contoh, jika pelamar yang memiliki keterbatasan dalam pemahaman bahasa Jepang hendak melanjutkan di bidang studi seperti sastra Jepang, sejarah Jepang, atau hukum Jepang–bidang-bidang yang membutuhkan kemampuan bahasa Jepang yang cukup–tidak akan diterima kecuali dalam situasi-situasi tertentu.
Catatan 3 : Pelamar yang lolos seleksi tambahan namun tidak diterima di universitas yang diisi di Application Form (attachment) akan secara otomatis terdiskualifikasi.

6. PENEMPATAN DAN BIMBINGAN RISET DI UNIVERSITAS

(1) Penempatan penerima beasiswa di universitas akan ditentukan oleh permintaan bersangkutan yang diajukan pada universitas di mana orang tersebut telah lolos seleksi utama dan mendapatkan surat izin masuk sebagai mahasiswa reguler atau Mahasiswa Riset pada sekolah pasca-sarjana (kandidat yang menerima surat izin dan masuk sebagai mahasiswa program reguler akan ditempatkan secara langsung pada program pendidikan tersebut tanpa harus melalui periode Mahasiswa Riset), MEXT akan, berdasarkan prioritas, meminta universitas untuk menerima penerima beasiswa dan menempatkan di universitas tersebut berdasarkan persetujuan.

Jika kandidat ingin masuk ke universitas publik atau privat, bidang studi yang dituju penerima beasiswa sebagaimana tertulis pada Application Form (attachment) dapat saja tidak terpenuhi karena alasan keuangan yang berhubungan dengan biaya sekolah, dan lain-lain. Lebih lagi, kandidat tidak boleh mengajukan keberatan pada keputusan ini.

Jika kandidat belum mendapat surat izin masuk, MEXT akan menghubungi universitas yang bersangkutan dan menentukan di universitas mana kandidat cocok sesuai bidangnya. Dalam kasus ini, kandidat tidak boleh mengajukan keberatan pada keputusan ini.

Pada kasus kandidat gagal mendapatkan surat izin masuk atau surat penerimaan dan MEXT telah membicarakan kasus ini dengan universitas terkait, kandidat bisa saja tidak diterima dan secara pasti tidak akan dipilih oleh MEXT, jika program risetnya meragukan atau tidak jelas, isi risetnya tidak kuat/penting, atau bidang yang ingin dipelajari memiliki tingkat kesulitan yang terlalu tinggi pada persepsi bimbingan riset.

(2) Bimbingan riset seperti kuliah, percobaan dan latihan praktik di universitas secara umum menggunakan bahasa Jepang.

(3) Jika penerima beasiswa tidak memiliki kemampuan pemahaman bahasa Jepang yang cukup, biasanya akan ditempatkan di institusi pelatihan bahasa Jepang milik universitas yang telah ditunjuk oleh universitas yang bersangkutan atau MEXT sebagai pendidikan bahasa Jepang untuk 6 bulan pertama setelah kedatangannya di Jepang. Setelah selesai melalui pendidikan ini, penerima beasiswa akan ditempatkan di universitas untuk pendidikan selanjutnya. Jika penerima beasiswa memiliki prestasi yang rendah pada saat pelatihan bahasa Jepang dan dirasa tidak cocok untuk pendidikan selanjutnya di universitas, aliran dana beasiswa akan dihentikan. (Lihat 4.(1). )

(4) Jika penerima beasiswa dianggap oleh universitas yang bersangkutan telah memiliki kemampuan pemahaman bahasa Jepang untuk melakukan riset di Jepang, bisa saja penerima beasiswa tersebut langsung ditempatkan di universitas sebagai Mahasiswa Riset atau mahasiswa pasca-sarjana tanpa melalui pelatihan bahasa Jepang.

(5) Jika penerima beasiswa hendak melanjutkan ke program pasca-sarjana reguler dari program Mahasiswa Riset, atau ke program doktor dari program master, penerima beasiswa dapat melakukannya jika telah mengikuti ujian masuk pada universitas yang relevan dan lulus. Untuk melanjutkan mendapatkan beasiswa setelah melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi, penerima beasiswa harus menjalani tes terpisah dan diberikan perpanjangan beasiswa. (Lihat 3.(2).)
Penerima tidak dapat mendaftar untuk perpanjangan jika masih berada di program non-reguler, sebagai contoh sebagai Mahasiswa Riset. (mahasiswa non-degree)

(6) Jika penerima beasiswa ingin melanjutkan ke program pasca-sarjana reguler dari program Mahasiswa Riset, pada dasarnya penerima beasiswa harus melanjutkan ke sekolah pasca-sarjana di universitas tempat dia menjadi Mahasiswa Riset. Jika ternyata melanjutkan ke sekolah pasca-sarjana akan mengakibatkan ketidakcocokan dengan bidang penerima beasiswa atau tidak sesuai dengan kemampuannya, penerima beasiswa diperbolehkan untuk melanjutkan ke sekolah pasca-sarjana lain asalkan telah disetujui.

Catatan 1 : Di bawah sistem pendidikan Jepang, program master secara umum berlangsung selama 2 tahun yang dilanjutkan dengan kelulusan dari universitas (yakni, telah menyelesaikan kurikulum16-tahun), dan program doktor secara umum berlangsung selama 3 tahun setelah menyelesaikan program master. Jika mahasiswa telah menyelesaikan program 2- atau 3-tahun tersebut, mengambil kredit kuliah yang sesuai, dan lulus tes akhir setelah menyerahkan tesis kelulusannya, dia akan diberikan gelar yang sesuai.

Catatan 2 : Di bidang kedokteran umum, kedokteran gigi, dan ilmu kedokteran hewan, serta farmasi yang berlandaskan pada program 6-tahun, kebanyakan universitas menyodorkan hanya 4-tahun program dosen. Untuk surat izin masuk ke program tersebut, pelamar harus menyelesaikan kurikulum 18-tahun. Jika pelamar telah menyelesaikan kurikulum 16-tahun, maka masih perlu 2 tahun atau lebih melakukan ekgiatan riset di universitas atau institusi riset yang telah merujuk pada kurikulum 16-tahun tersebut, dan telah ditetapkan oleh sekolah pasca-sarjana di Jepang bahwa telah memiliki kemampuan akademik yang setara dengan pelamar yang telah menyelesaikan kurikulum 18-tahun.

Catatan 3 : Sekolah pasca-sarjana keahlian adalah tipe baru dari sekolah pasca-sarjana yang dimulai pada 2003, dirancang untuk membangun dasar pembelajaran yang mantap dan memiliki kemampuan tinggi untuk menunjang profesi yang membutuhkan keahlian modern yang bersangkutan. Lama belajar standar adalah dua tahun. Di beberapa bidang studi, lama belajar dapat kurang dari dua tahun tapi lebih dari satu tahun. Setelah menyelesaikan program ini, maka akan tetap diberikan gelar master (specialized occupation).

Di antara program tersebut antara lain “sekolah pasca-sarjana hukum” Sekolah tersebut adalah sejenis sekolah pasca-sarjana keahlian dengan standar lama belajar 3 tahun. Setelah menyelesaikan program ini, maka pelajar tersebut akan diberikan gelar “Doctor of Law (specialized occupation)“.

Catatan 4 : Tes masuk yang diberikan oleh universitas bermacam-macam di tiap universitasnya. Secara umum, pelamar harus mengambil tes dengan 2 bahasa asing, mata kuliah yang menjadi keahlian pelamar, serta tes menulis esai.

7. PROSEDUR MELAMAR BEASISWA

Setiap pelamar harus menyerahkan tiga set dari dokumen berikut ke Kedubes Jepang sebelum tanggal yang ditentukan. Satu set harus berupa dokumen asli. Dua lainnya boleh fotokopiannya.
(1) Application (format telah ditentukan) [Original 3]
(2) Application Form (Attachment) (format telah ditentukan) [Original 1]
(3) Research Program (Attachment) [Original 1, Copy 2]
(4) Foto (4.5 x 3.5 cm, foto enam bulan terakhir, format pas foto. Tulis nama dan kewarganegaraan di belakangnya dan tempel foto tersebut pada application form. Foto digital juga berlaku) [Copy 4]
(5) Transkrip akademik tiap semester dari universitas terakhir (dikeluarkan/disahkan oleh universitas tersebut) [Original 1, Copy 2]
(6) Sertifikat kelulusasn atau sertifikat gelar dari universitas terakhir (atau boleh juga dokumen resmi yang menyatakan bahwa pelamar akan lulus dari sekolah) [Original 1, Copy 2]
(7) Surat rekomendasi dari dekan/ketua prodi/ketua departemen atau dosen pembimbing dari universitas terakhir [Original 1, Copy 2]
(8) Surat rekomendasi dari kantor (jika sedang bekerja) [Original 1, Copy 2]
(9) Surat kesehatan dengan format yang telah ditentukan (dikeluarkan/disahkan oleh institusi kesehatan yang telah disetujui Kedubes Jepang) [Original 1, Copy 2]
(10) Abstrak tesis [Original 1, Copy 2]
(11) Foto yang menunjukkan hasil karya atau tape berisi karya musik (hanya bagi jurusan seni atau musik) [Original 1, Copy 2]

Catatan 1 : Dokumen-dokumen tersebut harus ditulis dalam bahasa Jepang atau bahasa Inggris. Dokumen yang memiliki bahasa selain itu harus disertai terjemahannya dalam bahasa Jepang atau bahasa Inggris.

Catatan 2 : Foto yang ditempel pada form asli haruslah asli. Tidak boleh kopi-an nya.

Catatan 3 : Bidang keahlian dan dokumen program riset harus menjelaskan secara jelas program riset pelamar sendiri karena akan menjadi bahan pertimbangan penting untuk penempatan pelamar di universitas.

Catatan 4 : Transkrip akademik dari universitas terakhir harus diserahkan untuk menunjukkan skala nilai umum dan nilai yang diperoleh pelamar pada semua mata kuliah yang dipelajari pada setiap tahunnya pada universitas yang bersangkutan dan sekolah pasca-sarjana yang bersangkutan. (Sertifikat gelar atau sertifikat gelar yang hanya menunjukkan tingkatan keahlian dari pelamar saat kelulusan tidak dapat menggantikan transkrip akademik)

Catatan 5 : Sertifikat kelulusan dan/atau sertifikat gelar yang diperoleh dari universitas terakhir yang ditempati boleh digantikan oleh fotokopinya, namun fotokopi tersebut harus telah disahkan oleh orang yang berwenang di universitasnya [sudah dilegalisir/dilegalisasi].

Catatan 6 : Untuk abstrak tesis, abstrak dari tesis kelulusan dan paper yang diserahkan sudah cukup. Perhatikan bahwa abstrak tersebut akan digunakan sebagai data dasar untuk evaluasi kemampuan akademik pelamar.

8. CATATAN

(1) Sebelum berangkat ke Jepang, setiap penerima beasiswa disarankan untuk belajar bahasa Jepang dan mendapat informasi yang memadai tentang cuaca di Jepang, iklim, budaya, pendidikan di universitas, dan kondisi di Jepang, begitu pula tentang perbedaan sistem legalitas di Jepang dengan negara asalnya.

(2) Penerima beasiswa sebaiknya membawa sekitar $1,500 atau setara untuk menutupi kebutuhan tak terduga saat tiba di Jepang.

(3) Akomodasi :
(a) Residences hall untuk mahasiswa asing yang didirikan oleh lembaga universitas negeri.
Lembaga universitas negeri memiliki residence hall untuk mahasiswa asing. Penerima beasiswa yang masuk pada universitas negeri yang memiliki fasilitas tersebut, jika menginginkan, diperbolehkan menjadi pilihan tempat tinggal di bawah kondisi-kondisi tertentu. Namun, karena terbatasnya jumlah ruangan, sejumlah fasilitas mungkin tidak dapat menampung semua pelajar yang ingin bertempat tinggal di sana.
(b) Asrama privat atau apartemen
Bagi yang tidak mendapat tempat tinggal di fasilitas yang sebelumnya disebutkan boleh tinggal di asrama biasa yang dimiliki universitas atau di apartemen / tempat tinggal bersama yang ditunjuk oleh universitas.
Akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat tinggal secara mandiri di Jepang [terutama bagi yang berkeluarga]. Penerima beasiswa diminta untuk datang ke Jepang sendiri [tanpa keluarga] untuk memastikan tempat tinggal yang memadai sebelum pasangan atau keluarganya datang ke Jepang.

(4) Teks bahasa Inggris yang ada pada seluruh formulir hanya bertujuan untuk kemudahan. Pernyataan bahasa Inggris sama sekali tidak berubah konten bahasa Jepangnya, dan jika Anda memiliki pertanyaan mengenai isi dari teks tersebut, dapat menanyakannya ke Kedubes Jepang.

(5) Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat diperoleh di Kedubes Jepang di negara Anda.

==================================================================================

Ya, nampaknya itu semua. Kalo yang emang bener-bener pengen ngambil beasiswa ini, harap hal-hal di atas dibaca baik-baik banget soalnya itu beneran asli dari Pemerintah Jepangnya lho.

  1. Bro, mau tanya…masih keep file hasil final seleksi monbukagakusho research student 2013 kgk?…yang baru2 ini dikirimkan? tmpt saya tdk sengaja kehapus, n uda ubek2 ke situs kedutaannya uda ilang duluan..>.<…
    saya blm sempet save,,
    kalo tdk keberatan, bs minta dikirim ke email saya bro?..(ren_renaldi@yahoo.com)

    makasih sebelumnya y…:)

  2. Aslm ww..
    Mas, boleh saya minta field of study and research plannya mas?
    Kalau boleh, dikirim ke hasan_rsainz_mc@yahoo.com ya mas..
    Thx..

  3. boleh minta alamat email nggak?
    soalnya ada bbrpa hal yang masih bingung nih soal monbusho.,
    onegaishimashu

  4. assalamualaikum mas samy, mau nanya nih waktu pengisian formnya pake tulis tangan atau diketik ya? terima kasih wassalam

    • Pengisian form boleh tulis tangan atau diketik. Tapi, karena ada versi wordnya, biar rapi saya diketik. Tapi gak jadi masalah kalau tulis tangan juga (soalnya form selanjutnya (persis) setelah lolos wawancara saya tulis tangan)

  5. assalamualaikum kang samy, congratulation ya kang,sekarang udah di jepang🙂
    saya udah ngikutin postinganya sampai yang Pengumuman Hasil Secondary Screening
    sekarang baru baca lagi udah dijepang aja kang hehe
    ditunggu ya postingan menarik selama dijepang
    btw kalo akang punya info/tips buat program S1,D2,D3 di share juga ya kang
    terima kasih
    wassalamualaikum

    • Sip2. Wah untuk S1 dkk saya belum dapet kabar nih, soalnya mereka yg S1 ma D3 ngumpulnya di Osaka sama Tokyo, gak kedengeran sampai Sendai… Thanks for reading my blog

  6. kak mau tanya, jadi program research ini itu buat mereka yang sudah lulus S1 dan belum terdaftar di S2 di Indonesia ya? Jadi nanti riset dulu di Jepang, baru S2 di jepang (kalau mau). Nah, risetnya itu berarti kita sedang gak berstatus mahasiswa reguler ya? Jadi statusnya mahasiswa riset, bukan S1, bukan S2. Gitu kah kak?
    Kalau kita S2 di Indonesia, tapi cuti untuk research di sana (researchnya untuk bahan tesis), terus habis itu pulang lagi ke Indonesia aja, boleh ga ya kak? hehehe makasih banyak infonya🙂

  7. Wah, keren loh utuk menambah motivasi kita.
    mungkin sy juga akan mengikuti kisah anda. tks untuk tulisannya. !🙂

  8. maratussholikhah

    Assalamu’alaikum, mas samy. mau tanya, syarat nomor 3, untuk pendidikan kurikulum 16 tahun, saya hanya menyelesaikan 14 tahun dan umur belum 22, bisa daftar? kalau lihat dari form dan syarat di web kedubes persyaratannya nggak sedetail itu soalnya..
    nuhun🙂

  9. Thanks sebelumnya gan buat infonya sangat membantu. btw, Saya berminat untuk mendaftar monbugakusho, kalau boleh saya mau lihat contoh transkrip akademik anda. Kebetulan saya juga jurusan pendidikan matematika dan kalau boleh saya mau lihat contoh transkrip anda.

    • Hmm… sy gak upload nih. Kayanya kalau transkrip, tiap universitas udah punya standarnya masing2. Ditanyakan ke tata usaha /kantor departemen matematikanya saja, biasanya sudah ada bentuk resminya. OK🙂

  10. Dear kak Samy,

    Kak, saya ada beberapa pertanyaan pribadi mengenai Tohoku, bisa japri gak? I mean, bisa minta alamat e-mail kakak gak? Jadi saya tanya via e-mail.

    Thank you so much in advance,
    Eja

  11. Assalamualaikum. wah posting mas tentang mengejar beasiswa ke jepang sangat menginspirasi saya. sebenernya udah dari smp saya pengen ke jepang buat belajar di sana. tapi gara gara keadaan mimpi itu kekubur (hilang minat). berhubung saya baru lulus s1 ini, tiba tiba entah kenapa muncul keinginan saya untuk jadi dosen dan keinginan untuk meneruskan studi dengan nyari beasiswa. akhirnya baru kemaren2 saya googling tentang munsho ;p ini dan ‘nyasar’ ke blog mas yang ngebahas pengalaman mas dengan sangat amat detail. jadi terinspirasi hehehe

    berhubung udah telat untuk submit buat berangkat taun depan. saya akhirnya menguatkan niat buat mengejar monsho seperti mas. dan bagi saya keuntungan tersendiri ketelatan saya cari info, karena waktu saya jadi lebih banyak buat bisa lebih mempersiapkan diri.😀 (khusnuzon).

    oya, bidang ilmu saya farmasi, dan saya berkeinginan buat ambil bioteknologi buat s2nya. kira kira adakah rekomendasi universitas di jepang yang bagus untuk bidang ilmu bioteknologinya?

    terimakasih. :))

  12. Assalaamualaikum Wr. Wb.
    Salam kenal mas sammy..
    Sangat meginspirasi sekali share pengalaman beasiswa monbusho nya.
    Sangat detil sehingga saya juga tertarik ingin menyiapkan langkah untuk mendapatkan beasiswa monbusho.
    Tapi ada yang membuat hati saya ciut, setelah saya amati ternyata mas sammy pernah meberbitkan buku dan novel.
    Itu sebuah prestasi yang diperhitungkan dalam beasiswa ini. Bahkan saya baca dari beberapa blog yang juga penerima beasiswa monbusho, rata rata mereka pernah menerbitkan karya ilmiah yang pernah di publikasikan bahkan dibuat seminar nasional.
    Tetapi saya tidak punya prestasi seperti itu. Smua persyaratan untuk beasiswa ini insyaallah smua bisa saya kumpulkan tapi saya tidak punya prestasi akademik seperti itu. Karya ilmiah yang pernah saya buat sekedar penelitian waktu saya magang dan skripsi.
    Apakah saya masih bisa ikut beasiswa ini dengan prestasi yang minim?
    Mohon minta pendapat dari mas sammy.
    Terimakasih banyak.
    Wassalaamualaikum

  13. Salam kenal mas sammy,
    Tulisan anda memotivasi banget nih buat saya yang lagi menjalani pendidikan S-1 ,
    kebetulan saya juga memiliki impian untuk melanjutkan S-2 di jepang,

    Tapi, ada kegalauan yang terlintas di benak saya,
    Pendidikan S-1 yang saya jalani di salah satu Universitas Swasta dikota Medan,
    tidak begitu terkenal atau ternama,
    Apakah masih ada harapan saya bisa mendapatkan beasiswa ini?
    dan apakah beasiswa ini hanya untuk alumni universitas ternama di Indonesia?
    Mohon pencerahannya,
    Terima kasih banyak mas Sammy🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: